Pentingnya Kepemimpinan Dalam Organisasi

 

 

Pentingnya Kepemimpinan Dalam Organisasi

Pemimpin dalam sebuah organisasi memiliki peranan penting dalam mengarahkan dan mempengaruhi para bawahannya. Tanpa adanya orang yang mengatur dan mengarahkan suatu organisasi niscaya organisasi tersebut dapat mencapai tujuannya sesuai dengan visi dan misinya. Oleh sebab itu, diperlukan figur seorang pemimpin untuk dapat mengelola dan mengatur organisasi untuk mencapai tujuan-tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya kepemimpinan dalam organisasi dengan pendekatan literatur. Jenis penelitian ini ialah penelitian dengan pendekatan studi literatur dimana dilakukan dengan menemukan referensi teori yang sesuai dengan kasus yang diperoleh. Pemimpin merupakan seorang yang positif dan penuh percaya diri yang memiliki visi, misi dan nilai etika yang tinggi, dengan kemampuan menyampaikan gagasan dan mampu dalam rangka mendorong dan berhubungan baik dengan orang lain. Kepemimpinan akan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam suatu organisasi. Hal ini dikarenakan kepemimpinan menjadi titik pusat adanya perubahan signifikan dalam organisasi, kepemimpinan menjadi kepribadian yang memiliki dampak dan

Kepemimpinan bukanlah tentang hakiki, sebutan atau juga status. Melainkan hal tersebut memiliki pengaruh dan menguasai untuk berubah. Kepemimpinan bukanlah sekitar membual hak-hak atau pertempuran atau bahkan untuk mengakumulasi kekayaan; melainkan untuk menghubungkan dan melibatkan sejumlah orang pada tingkatan-tingkatan yang sesuai. Para pemimpin tidak bisa lagi memandang strategi dan eksekusi menjadi hal yang dipentingkan ketika hanya mampu mengandalkan konsep-konsep yang abstrak.  Posisi kepemimpinan ditetapkan dalam pengaturan kerja untuk membantu organisasi subunit untuk mencapai tujuan keberadaannya dalam sistem yang lebih besar. Tujuan organisasi dioperasionalkan sebagai arah untuk kegiatan kolektif. Proses kepemimpinan diarahkan dalam mendefinisikan, menetapkan, mengidentifikasi, atau menerjemahkan arahan untuk pengikut mereka dan memfasilitasi atau memungkinkan proses organisasi yang seharusnya menghasilkan pencapaian tujuan. Tujuan dan arah organisasi menjadi jelas dalam banyak hal, termasuk melalui misi, visi, strategi, tujuan, rencana, dan tugas. (Zaccaro, 2001:453).

Mendefinisikan arti kepemimpinan (leadership) sebagai suatu keahlian dalam memberikan pengaruh pada individu atau sekelompok orang untuk memperoleh visi atau tujuan. Seperti halnya pada organisasi formal, dampak ini dapat menjadi bersifat formal yang diberikan oleh pimpinan yang memegang sebuah jabatan pada organisasi sehingga harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh bawahannya. Seorang pemimpin dalam dilihat dari bagaimana pemimpin tersebut dapat mempengaruhi orang lain dengan kharisma yang dimilikinya dan juga dapat mengendalikan semua situasi dan kondisi yang sedang dihadapinya di lingkungannya. Seorang pemimpin juga harus memiliki kestabilan emosi dalam memimpin para anggota di bawahnya dan bersikap adil kepada para anggota-anggota.

Kepemimpinan tidak bisa dilanggar dan tidak bergantung pada ambisi. Seorang pemimpin selalu motivasi diri bukan untuk mencapai ambisi tertentu, termotivasi untuk mengutamakan keunggulan pribadi. Tanpa kecuali, manusia menanggapi dan mengikuti individu yang menjadi dirinya sendiri. pemimpin melatih kekuatannya mempengaruhi orang. Kekuatan itu dilakukan pada tahap awal dengan memotivasi pengikut menyelesaikan pekerjaan dan di tahap selanjutnya dengan memberi penghargaan atau menghukum mereka yang melakukan atau tidaktampil ke tingkat harapan. Kepemimpinan adalah proses yang berkelanjutan, dengan pencapaian satu tujuan menjadi awal dari tujuan baru. Seorang pemimpin dalam organisasi atau kelompok mempunyai tugas menarik kekuasaan dan pengaruh mereka dari sumber sumber luar kelompok, dan kebanyakan kasus, telah diberikan beberapa kekuatan untuk melaksanakan tugas, dan memberikan penghargaan dan hukuman berdasarkan pada kinerja.

Dalam menjalankan fungsi dan peranannya sebagai pemimpin, maka seorang pemimpin biasanya menerapkan gaya atau pendekatan dalam menjalankan organisasi yang dipimpinnya. Seorang pemimpin dapat menerapkan pendekatan atau gaya apapun yang menjadi ciri khas dari pemimpin tersebut. Seorang pemimpin yang efektif mempengaruhi pengikut dalam rangka memperoleh tujuan yang diharapkan. Tipe kepemimpinan yang mempunyai perbedaan dapat berpengaruh terhadap efektivitas atau kinerja organisasi (Nanjun deswaraswamy, 2014 : 345).2 Oleh sebab itu maka seorang pemimpin sangat dibutuhkan di dalam organisasi.  

 

Latifah, Zauhar.2021.Pentingnya Kepemimpinan Organisasi.Magister Managemen Pendidikan  UNISKA MAB.Volume 1, Nomor 1.

Suherman, Usep Deden.2019.PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI.Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah.Volume 1, Nomor 2.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pembelajaran